DW Prada

welcome to our blog

We are Magcro

Lencana Facebook

Posts

Comments

The Team

Blog Journalist

Connect With Us

Join To Connect With Us
  • Semua orang pasti mempunyai mimpi tanpa pengecualian, termasuk saya, kalian, anda dan mereka. Just intermezzo. Mimpi ya mimpi. Apa mimpi itu ? Ya, menurut saya mimpi adalah ambisi dari dalam diri kita untuk mencapai atau meraih tujuan dan cita - cita yang diinginkan. Setelah ada definisi, kebanyakan muncul pertanyaan, Bagaimana cara mewujudkannya ? Bagaimana kita bisa meraihnya ? Bagaimana kita bisa mencapai tujuan ?
    Kita bisa meraih mimpi itu dengan NDUIT. NDUIT bukan uang, sob. NDUIT adalah trik dan tips bagaimana mimpi akan mendekat bahkan lebih dari 5 cm dari kening ("5 cm" Film). Lalu, apakah NDUIT itu ?
    1. N adalah Niat. Semua apa yang kita kerjakan termasuk mimpi harus dimulai dengan niat. Niat berperan sebagai starter dan penyemangat berupa tekad untuk meraih mimpi.
    2. D adalah Doa. Apa yang kita mimpikan tak luput dari apa yang telah tertuliskan jauh di Lahful Mahfudz. Doa merupakan supporter spiritual bagi mimpi yang bisa menentukan 80 % dari 100% terwujudnya mimpi.
    3. U adalah Usaha. Usaha mempunyai peran vital. Usaha mengharuskan untuk fokus dan kerja keras. Man Jadda Wa Jada.
    4. I adalah Ikhlas. Ikhlas adalah relanya kita untuk berkorban demi sang mimpi, rela berkorban tentang apapun. Di faktor ke dua dan ke empat, keajaiban terjadi. Ikhlas + Hilang + Doa = Kembali.
    5. T adalah Tawakal. Tawakal yaitu berserah diri kepada Tuhan. Tawakal bukan berarti menyerah dan putusa asa. Tawakal itu meneguhkan hati bahwa apa yang diperjuangkan dan dikobankan demi mimpi diridhoi oleh Tuhan Yang Maha Mengabulkan.

    Ada quote inspiratif dari Laskar Pelangi. Hmm, pasti sudah tau lagunya..
    "mimpi adalah kunci

    untuk kita menakhlukkan dunia
    berlarilah tanpa lelah
    sampai engkau meraihnya
    laskar pelangi
    tak kan terikat waktu
    bebaskan mimpimu di angkasa
    warnai bintang di jiwa
    menarilah dan terus tertawa
    walau dunia tak seindah surga
    bersyukurlah pada Yang Kuasa
    cinta kita di dunia
    selamanya… "

    Temen - temen, let's share dream together, don't be doubt, don't be shy. Okay ^_^
    Ini the last quote, keyakinan mimpi adalah kenyataan masa depan.

  • Review GERIGI ITS 2013

    GERIGI atau generasi integralistik adalah acara penyambutan dan pelatihan spektakuler untuk mahasiswa baru ITS. GERIGI kali ini adalah Gerigi 2013 untuk mahasiswa baru 2013. Mahasiswa baru yang mengikuti GERIGI 2013 dibagi menjadi 10 komunal dan setiap komunal dibagi menjadi beberapa kelompok. Tidak memandang jurusan dan fakultas, kami berkumpul menjadi satu keutuhan dari berbagai jurusan dan fakultas untuk ITS, Vivat!!!!
    Acara GERIGI dimulai pada tanggal 30 Agustus 2013. Kami diarahkan untuk berjalan dari jurusan ke Taman Alumni. Taman Alumni adalah tempat lapang di kelilingi pohon – pohon di mana para alumni terdahulu kami berkumpul untuk GERIGI dan acara sebagainya. Kegiatan pertama adalah upacara pembukaan. Aku masih mengingat jelas, meski kami bak terbakar dan kekeringan bahkan semangat kami pun mulai kendur, para civitas BEM ITS tetap bersemangat menyalakan api dalam hati untuk melawan panas teriknya matahari. Kami serasa tersedot dalam suasana hati yang menyala itu, dan kami ungkapkan di akhir upacara pembukaan dengan VIVAAT !!!!! HIDUP ITS ! HIDUP ITS ! HIDUP ITS !
    Esok hari, aku berangkat waktu fajar. Banyak kegiatan yang kami ikuti. Meski aku baru saja diusir dari kos dan sedang packing, aku bagi waktu waktu ku. Aku izin untuk pulang, merapikan barang – barang dan juga mengambil tugas susu kaleng dan essay perbedaan siswa dan mahasiswa. Kegiatan bolak balik itu seakan menyerap tenaga ku. Tapi dengan semangat Vivat ini, aku harus tetap fokus dan fokus. Dan akhirnya, masalah packing terselesaikan, aku kembali ikut kegiatan GERIGI. Jenis kegiatan yang kami ikuti sangat variatif, mulai dari sharing, game hingga show off kelompok. Euforia kebahagiaan sangat kami rasakan, bahkan serasa seperti keluarga sendiri. Di akhir acara, dilaksanakan upacara di taman alumni. Dalam upacara ini ada kegiatan orasi dan menyusun kaleng susu. Setiap komunal menunjuk satu perwakilan untuk berorasi sedangkan komunal yang lain menyusun kaleng susu. Kaleng susu ini disusun secara horizontal hingga membentuk lambang GERIGI ITS 2013. Sungguh maha karya dari sekitar 4000 mahasiswa baru berlandaskan semangat VIVATT!!!
    Tanggal 1 September 2013 adalah hari terakhir GERIGI kami. Maski hari terakhir dan GERIGI masih seumur jagung, semangat kekeluargaan kami masih membara di hati. Aku mengikuti kegiatan sharing – sharing denagn tema yang berbeda. Aku sangat senang sekali karena aku bisa bersikap aktif bertanya dan berargumen. Aku mendapatkan dua buku Vivat karena sikapku tersebut. Dari sharing – sharing yang aku ikuti, aku mendapatkan banyak wawasan dan pengetahuan mengenai Tri Dharma Perguruan Tinggi, Pergerakan Mahasiswa, Mubes, Wawasan Keilmiahan, Sapu Angin dan Karakter Mahasiswa. Acara yang ditunggu – tunggu adalah SHOW OF Komunal. Acara paling seru dan paling beken dalam GERIGI ITS 2013. Kami beradu yel – yel dan kekompakkan dalam ajang ini. Untuk show of komunal,  kami dari komunal 4, menampilkan drama musikalisasi historical of danau toba. Walau, aku hanya jadi rumput, aku memaksimalkan kemampuanku sebagai rumput. Setelah selang beberapa jam, hal yang paling tak ku inginkan, PENUTUPAN. Aku sudah mulai asyik dan akrab dengan kelompokku ini, tapiu penutupan seakan membatasi gerak kami. Yaa, aku tetap bersyukur dan menyalakan semangat keluarga ini untuk teman – teman se-ITS ku, VIVAAT!!!!

  • My First Post for My First New Lesson

    Postingku yang pertama kali untuk kuliahku yang pertama kali, sangat historical bagi perjalanan hidupku. Hidup yang memulai perubahan dari seorang siswa ke mahasiswa. Aku rasakan memang sangat sulit, tapi jika terbisasa dengan kesulitan, aku yakin, tidak akan terasa sulit lagi, bahkan terasa sangat mudah. Aku mulai sadar bahwa untuk menjadi kebiasaan, aku harus membiasakan dan untuk membiasakan harus dengan sikap. Sikap itu yang nantinya akan menentukan hidup 100%.

    Mata kuliah pertama ku adalah mata kuliah yang unik. Hehe, uda mahasiswa, kata "pelajaran" uda berevolusi jadi "mata kuliah". Perbedaan memang banyak sekali aku temukan untuk ini. Dan perbedaan itu yang kali ini disinggung di kuliah pertamaku ini. KI yaa KI, Sang Keterampilan Interpersonal. Bidang study yang menyinggung hal - hal melankolistik. Hal yang kecil tapi teramati sangat teliti, seperti cara berpakaian. Cara berpakaian kami disinggung karena mengalami perubahan. Ketika itu ditunjuklah teman laki-lakiku maju ke depan, lalu teman wanita yang duduk di sampingku diminta untuk menilai penampilannya.

    Dan apa penilaiannya? Lebih baik bajunya dimasukkan, memakai sabuk, dan lain-lain. Seperti masa SD sampai SMA yang ku jalani selama 12 tahun terakhir. Anak - anak berdandan rapi, cakap dan santun. Barangkali atau memang itu yang disebut dengan rapi. Si manis KI memang mengambil pelajaran dibalik pelajaran. Mengambil pelajaran di balik pelajaran? Maksudnya adalah bukan pentingnya pelajaran tersebut, namun seberapa dalam esensi yang dapat diambil dalam pelajaran itu. Jika kita terapkan ilmu esensi ini ke dalam permasalahan cara berpakaian maka akan didapatkan konklusi yang aneh. Aku berpikir kenapa waktu SD,SMP dan SMA aku berpakaian sangat rapi dengan baju dimasukkan dan waktu kuliah aku tidak serapi dulu? Jawabannya adalah perubahan, entah itu perubahan atau revolusi. Perubahan ke arah yang negatif cenderung lebih mudah dari pada perubahan ke arah yang positif. Yaa, suatu esensi pembelajaran dibalik memakai baju. 


DW Pradana. Diberdayakan oleh Blogger.

Comments

The Visitors says